Penyebab Terjadinya Sindrom Kepala Meledak January 15, 2020 by eddye

Pernahkah anda ketika lelap dalam tidur tiba-tiba terbangun karena mendengar suara yang keras? Dan ketika anda terbangun mencari sumber suara tersebut tidak menemukan, bahkan anda semakin bingung dengan kejadian yang anda alami. Tentu sangat tidak nyaman bukan jika dalam waktu istirahat terdapat gangguan. Terlebih jika anda ingin tidur lagi akan sangat sulit. Jika anda pernah mengalaminya, apakah anda seang benar-benar mendengarkan suara keras tersebut? ataukah anda hanya berhalusinasi? 

Sumber gambar: hellosehat.com

Jika anda mengalami kejadian tersebut, berarti anda mengalami sindrom kepala meledak? Terdengar mengerikan bukan? Semacam anda mendengar suara bom ketika lelap tidur. Sebagaimana nama sindrom tersebut, sindrom kepala meledak atau exploding head syndrome (EHS) merupakan suatu kondisi yang menyerang seseorang dalam posisi tidur seolah-olah mendengar suara yang sangat keras did alam kepala.  Jika seseorang mengalami kondisi tersebut, seringkali akan terbangun dan secara spontan mencari sumber suara keras tersebut. Banyak kasus yang terjadi, banyak orang yang mengalami kondisi tersebut akan sangat untuk tidur kembali, bahkan akan timbur rasa cemas dan khawatir. 

Kira-kira apa penyebab umum sindrom kepala meledak tersebut?

Sejauh ini penyebab pasti yang memicu seseorang mengalami sindrom kepala meledak belum dpat diketahui. Beberapa kemungkinan yang menyebabkan terjadinya kondisi tersebut berhubungan dengan kelainan saraf atau perasaan takut atau cemas. Selain itu, sindrom tersbeut juga dimungkinkan berkaitan dengan posisi komponen pada telinga tengah yang terjadi saat mala  hari ketika tidur. Sindrom tersebut seringkali menyerang seseorang yang sedang mengalami tingkat stres tinggi. sindrom tersebut juga sering terjadi pada perempuan jika dibandingan laki-laki

Dilansir dari hellosehat.com, sejauh ini belum diketahui penyebab pasti terjadinya sindrom tersbeut, namun pada ahli bersepakat kondisi tersebut terjadi karena beberapa hal, yaitu:

  1. Seseorang sedang mengalami stres tinggi dan mengalami gangguan kecemasan
  2. Terjadi pergeseran telinga pada bagian tengah
  3. Seringkali mengalami gangguna tidur lain, seperti sleep apnea atau restless leg syndrome
  4. Timbul efek samping konsumsi obat tertentu, seperti serotonin inhibitor selektif atau benzodiazepin
  5. Seseorang terbiasa mengonsumsi NAPZA dan alkohol
  6. Terjadinya keterlambatan saraf pada otak ketika tidur

Lalu bagaimana cara pencegahan yang dapat dilakukan?

Seseorang yang mengalami sindrom tersebut cukup sulit untuk dicegah karena sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti terjadinya sindrom tersebut. Penyebab yang umum dilakukan seseorang sehingga mengalami sindrom tersebut adalah faktor stres tinggi. Sehingga upaya pencegahan yang kemungkinan dapat dilakukan yaitu mengurangi stres dan kelelahan. Sebisa mungkin menghindari situasi-situasi yang dapat memicu terjadinya stres dan melakukan rileksasi sejenak untuk selanjutnya kembali melakukan aktivitas. Jadwalnya kegiatan anda agar tidak bertumpuk yang menyebabkan anda mengalami kelelahan berlebih dan terjadi stres. Selain itu jadwalkan waktu bagi diri anda untuk sejenak berlibur menghilangkan kepenatan setelah bekerja keras. Hal-hal tersebut setidaknya mampu membuat diri anda merasa segar, rileks, dan siap untuk kembali melakukan aktivitas sehari-hariMeski terkesan kondisi yang sepele, apabila sering terjadi dan tanpa penanganan tentu dapat memicu gangguan kesehatan yang daat berakibat fatal. 

Nah, itulah penjelasan mengenai penyebab umum dan cara pencegahan yang dapat dilaukan untuk memperbaiki pola hidup sehingga kemungkinan terjadinya sindrom kepala meledak dapat diminimalisir. Jiika anda memerlukan penjelasan lebih lanjut, anda dapat mengakses informasi-informasi tersebut pada laman klikdokter.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *